4 Jenis Mesin Pengaduk Beton

sewamolenjogja.com 4 Jenis Mesin Pengaduk Beton– Tahukah  Anda? Bahwa dalam 10 tahun terakhir ini peralatan konstruksi mengalami kemajuan yang begitu pesat. Nah, hampir semua konstruksi perumahan modern menggunakan beton pada bagian pondasi, lantai, dinding, trotoar jalan, teras dan jalan masuk.

Ya, seperti yang kita tahu bahwa beton memiliki berbagai keunggulan yaitu tahan lama, ekonomis dan kuat serta dapat diubah atau dibentuk dengan berbagai cara yang dapat disesuaikan dengan fungsi maupun estetika.  Dalam pengerjaan pembuatan beton, ada 4 jenis mesin yang dapat digunakan. Berikut ini beberapa jenis mesin yang biasa digunakan dalam proses pembuatan beton:

  1. Mixer Beton atau Mesin Molen

Mixer beton atau biasa dikenal dengan mesin molen merupakan sebuah mesin yang berfungsi untuk mencampur kerikil, pasir, semen dan air untuk membentuk beton. Semua komponen tersebut akan dicampur menggunakan drum berputar. Pada umumnya, mesin molen ini dibedakan menjadi dua jenis yaitu, kontinu dan tidak kontinu.

Mesin molen kontinu digunakan atau bekerja secara terus menerus. Antara pemuatan isi dan pencampuran material merupakan suatu proses yang berkesinambungan. Sedangkan untuk mesin molen yang tidak kontinu, pemuatan dan pencampuran dapat dilakukan dalam jangka waktu tertentu. Mesin molen kontinu adalah pilihat terbaik untuk Anda yang ingin mencampur bahan bangunan dalam jumlah  besar.

Ada berbagai jenis kapasitas mesin molen di pasaran, di antaranya yaitu kapasitas 350L (40kg semen) dan 400L (50kg) adalah mesin molen yang  paling umum di pasaran.

Saat menggunakan mesin molen pastikan bahwa kondisi mesin molen dalam keadaan baik, tidak rusak dan tidak mogok. Karena jika mesin mogok sewaktu pengerjaan akan mengakibatkan banyak kerugian. Berikut ini beberapa tips perawatan mesin molen:

  • Ketika mesin molen digunakan jangan dihidupkan atau dimatikan terus menerus
  • Lumasi bagian bantalan mesin molen secara teratur dengan oli mesin dan sabun kalsium
  • Bersihkan pisau dan drum mesin setelah pemakaian selesai.
  1. Mesin Penghancur Batu atau Jaw-crusher

Mesin penghancur batu berfungsi untuk menghancurkan batu yang ukurannya besar-besar agar menjadi kerikil. Setelah batu besar menjadi kerikil, barulah diolah bersamaan dengan pasir dan semen untuk dicor pada suatu proyek bangunan.

Mesin penghancur batu yang ukurannyakecil mampu memecah batu besar hingga 1 ton/jam. Sedangkan untuk ukuran mesin penghancur batu yang besar mampu memecah batu hingga 100 ton/jam. Maka, jangan heran jika harga mesin ini cukup mahal.

  1. Vibrator Beton

Vibrator beton berfungsi untuk memadatkan adukan beton. Tujuan dari pemadatan beton ini adalah untuk meminimalkan gelembung udara serta menjaga kualitas beton. Brton yang sudah dicampur harus segera dipadatkan untuk mencegah kerusakan. Sebelum meletakkan lapisan beton berikutnya, ukuran lapisan beton dianjurkan memiliki ketebalan 15-30 cm.

  1. Power Trowel

Mesin Power Trowel biasanya digunakan untuk finishing setelah beton dipadatkan. Selain menggunakan mesin perata atau power trowel juga bisa menggunakan cetaok, papan perata yang pengerjaannya secara manual.

Mesin Power Trowel ini sangat diperlukan jika Anda menginginkan hasil akhir beton yang lebih halus dan rapi. Penggunaan mesin ini digunakan ketika beton mulai mengerai. Proses finishing beton menggunakan mesin Power Trowel perlu dilakukan beberapa kali.
Demikianlah informasi mengenai 4 Jenis Mesin Pengaduk Beton. Semoga bermanfaat 🙂 michael kors tasche blau

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *